Surat Kelakuan Baik Dari Kalapas Berpotensi Jadi Surat Paling Mahal di Dunia

Praktisi Hukum, Hotman Paris Hutapea.

Pengacara ternama Hotman Paris Hutapea,soroti Pasal 100 KUHP tahun 2023 , tentang pemberian kesempatan berubah kepada narapidana vonis mati bisa menimbulkan masalah serius. Hal itu disampaikan Hotman, terkait tanggapan Vonis mati Ferdy Sambo yang dinilai Masih Kontroversial, Selasa, 14-02-2023 , Jakarta.

Aduh setiap pasal yang saya baca di KUHP yang baru ini bikin saya pusing. Sebagai contoh, pasal 100 KUHP, tentang terpidana mati harus menunggu selama sepuluh tahun untuk bisa dieksekusi.

Terpidana mati diberi kesempatan, apakah bisa berubah perilakunya atau tidak. Hal ini bisa menimbulkan surat kelakuan baik dari Kalapas berpotensi jadi surat paling mahal didunia. Karena yang menentukan surat kelakuan baik adalah Kalapas.

Orang atau terpidana mati akan berusaha untuk berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan surat kelakuan baik dari Kalapas. Daripada dihukum mati, narapidana yang mendapat vonis mati akan membayar berapapun untuk dapat surat kelakuan baik itu, Ucap Hotman.

Kemudian Hotman Juga menyebutkan, bahwa bekerja dilepas akan menjadi pekerjaan yang sangat prestisius. Untuk itu Hotman berujar akan segera melamar kerja dilapas.

Melihat pasal KUHP yang bayak masalah, Hotman menilai produk UU itu tidak dibuat oleh praktisi hukum langsung. Produk KUHP tersebut merupakan pekerjaan dosen.Untuk itu Hotman meminta Presiden Jokowi segera membatalkan KUHP tahun 2023.

Ferdy Sambo Pernah Tolak Syarat Damai Dari Kamarudin Simanjuntak

   Usai mengikuti sidang vonis terhadap (FS) Ferdy Sambo, Pengacara ternama Kamarudin Simanjuntak mengaku sedih. Dimana Hakim memutuskan (FS) dijatuhi hukuman mati, atas perbuatanya telah terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua, Senin 13-02-2023 PN Jaksel, Jakarta.

    Setelah mendengar putusan Hakim, saya merasa bahagia sekaligus bersedih. Kesedihan saya karena tahun lalu atau diawal kasus pernah menawarkan terhadap (PC) dan (FS) supaya menyesali perbuatannya. Waktu itu juga ,keduanya saya sarankan untuk minta maaf kepada keluarga (alm) Yosua, Ucap Kamarudin Simanjuntak.

     Permintaan (KS) justru tidak direspon oleh ( FS) dan (PC), mereka yang pintar menjadi bodoh karena tidak disertai oleh Elohim. Berbeda dengan Richards Eliezer yang mau mendengar nesehat , mau menyesali perbuatannya, datang bersujud minta maaf kepada Orangtua YosuaYosua,

   Saat Richard Eliezer minta maaf, waktu itu  (KS) minta keluarga Yosua supaya  memaafkannya. Alasan untuk memaafkan RE ialah, karena dia masih polisi muda yang belum berpengalaman. (KS) juga berharap supaya majelis hakim meringankan hukuman Richard, dengan vonis dibawah lima tahun.

Berbeda dengan putri walaupun dituntut delapan tahun, tetapi saya minta Hakim menghukumnya dengan seberat-beratnya. Demikia juga Ferdy Sambo, harus dipercepat saya bilang, akhirnya divonis dengan hukuman mati.

Kita harus bersyukur kepada Ilahi, karena kemenangan ini bukan hanya kemenangan Keluarga Yosua, tetapi kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu bangunlah, berjuanglah, rebut hak -hakmu yang telah dirampas para penguasa jahat di negeri ini, tegas Kamarudin Simanjuntak.

  

Vonis Mati Ferdy Sambo Dianggap Masih Kontroversial

Ferdy Sambo ,ikuti sidang PN Jaksel.

   Penerapan hukuman mati di Indonesia masih kontroversial. Adanya perdebatan, apakah hukuman mati bisa dilakukan atau tidak. Pernyataan itu diucapkan oleh seorang ahli hukum pidana Jamin Ginting, saat diskusi dengan salah satu media Nasional, Senin 13-02-2023 , Jakarta.

    Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, baru saja memutuskan vonis mati terhadap terdakwa pembunuhan berencana Ferdy Sambo. Vonis mati terhadap Ferdy Sambo menimbulkan berbagai macam reaksi di tengah masyarakat.

   Masih terjadi perdebatan diantara para pegiat HAM. Penerapan hukuman mati tidak bisa dilakukan, karena manusia tidak berhak mencabut nyawa manusia lainya. Hanya Tuhan yang berhak mengakhiri hidup manusia, Ucap Jamin Ginting.

    Kemudian ada juga pendapat lain yang mengatakan, bahwa negara Indonesia tidak boleh terjadi saling dendam. Perlu juga untuk diketahui, dalam UU yang baru  , yakni KUHP no satu tahun 2023,penerapan hukuman mati bukan hukuman pokok. Hukuman mati merupakan hukuman alternatif.

Penerapan hukuman mati bisa diterapkan dengan satu syarat. Artinya hukuman mati bisa diterapkan apabila masa dalam tiga tahun terpidana tidak ada perubahan perilaku. Tetapi dalam masa tiga tahun sampai sepuluh tahun terpidana mati ada perubahan perilaku, maka bisa mengajukan konversi hukuman seumur hidup, Jelas Jamin Ginting.

Presiden Jokowi Ungkap Tantangan Besar Dalam Pembangunan Kota Medan

Presiden Jokowi bersama unsur Muspida Sumut tinjau pembangunan Stadion Merdeka Medan.

Membangun kota Medan membutuhkan keberanian yang besar. Ada tantangan besar yang dihadapi, dibutuhkan dukungan dari semua pihak. Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat meninjau proyek revitalisasi lapangan Merdeka, Minggu 12-02-2023 , Kota Medan, Sumatera Utara.

Dalam kunjungan kerjanya ke kota Medan, Jokowi memiliki gaya tersendiri. Jokowi menyempatkan diri adakan gowes sepeda santai bersama unsur Muspida Sumut. Acara gowes sepeda dimulai dari depan gedung JW. Marriot , berakhir di stadion Merdeka.

Usai meninjau proyek revitalisasi stadion Merdeka dan Kesawan, Jokowi mengatakan, saat ini proyek revitalisasi lapangan Merdeka dan Kesawan sedang berjalan. Kedua proyek ini mungkin akan selesai satu atau dua tahun lagi.

Menurut Jokowi, proyek revitalisasi itu membutuhkan keberanian yang besar. Hal itu disebabkan oleh kedua proyek bersinggungan dengan BUMN, Perusahaan swasta dan Pemerintahan.

Jokowi melihat Progres revitalisasi lapangan Merdeka dan Kesawan sudah berjalan dengan baik. Saya minta semua pihak supaya mendukung, supaya pengerjaanya lancar, tegas Jokowi.

Pemkot Medan Sosialisasikan Alat Pembayaran Parkir Non Tunai

Pemerintah Kota ( PEMKOT) Medan secara resmi melarang setiap Juru parkir (Jukir) menerima pembayaran dengan uang tunai. Pelarangan pembayaran dengan uang tunai berlaku disetiap zona E-parking yang ada di kota Medan.Himbauan tersebut disampaikan langsung oleh Dishub kota Medan, Sabtu, 11-02-2023 , Kota Medan, Sumatera Utara.

sosialisasi pembayaran parkir dengan non tunai, oleh Dishub kota Medan

Sekali lagi kami tegaskan, setiap Jukir yang beroperasi di zona E-parking, wajib melengkapi peralatan pembayaran parkir dengan non tunai, jelas Iswar Lubis, Kepala Dihub Kota Medan.

Setiap Perusahaan yang merupakan mitra kerja Pemkot Medan, wajib melengkapi diri dengan peralatan pembayaran dengan non tunai. Kebijakan ini diambil sebagai langkah untuk meminimlasi kebocoran PAD.

Pemkot Medan , melalui Dishub telah menetapkan 65 ruas jalan didaerah ini sebagai zona E-Parking. Sebagai mitra kerja, Dishub Kota Medan juga telah memilih 15 Perusahaan untuk mengutip retribusi.

Kami menghimbau kepada seluruh warga kota Medan, supaya tidak melayani permintaan dari Jukir apabila meminta uang tunai, dengan alasan apapun. Dishub kota Medan juga tidak akan menoleransi,setiap mitra kerja atau Perusahaan yang tidak menyiapkan peralatan pembayaran dengan non tunai, tegas Iswar Lubis

Tiga Jenis Ulos Yang Memiliki Peranan Penting Dalam Ritual Adat Batak

Ulos dan Rumah adat Batak

Suku Batak terkenal karena memiliki peradababan budaya yang tinggi. Setiap orang Batak sangat teguh mempertahankan nilai -nilai adat -Istiadatnya, dimanapun berada.

Dalam menjalankan ritual adat Batak, tentunya kita sering melihat adanya pemberian ulos. Biasanya pihak yang memberikan ulos ialah Hula-hula. Untuk penerima ulos disebut pamoruan (pihak anak perempuan).

Pemberian ulos tentunya memiliki makna penting dalam ritual adat tersebut. Melihat dari makna filosofis, pemberian ulos oleh Hula-hula kepada borunya, dimaknai sebagai simbol doa restu, harapan, dan kebaikan hidup.

Untuk memahami lebih lanjut, berikut ini ada tiga jenis ulos yang sering digunakan dalam ritual adat Batak. Walaupun sebenarnya masih banyak jenis ulos yang terdapat dalam budaya Batak.

Pertama, ULOS RAGI Hotang, jenis ulos ini atau Ragi hotang digunakan saat acara pernikahan. Biasanya orang tua sigadis akan memberikan ulos kepada kedua pengantin. Secara simbolis ulos Ragi hotang dimaknai sebagai harapan agar kedua pengantin memiliki ikatan batin yang kuat seperti rotan.

Berikutnya, ulos yang digunakan saat upacara adat kematian. Jenis ulos yang digunakan saat acara berduka cita disebut dengan ulos Sibolang.Ulos ini bercorak warna-warni atau belang. Kain ulos Sibolang masih tergolong sebagai kain tenun yang derajatnya paling tinggi.

Dalam sebuah upacara adat kematian, diberikan kepada seseorang wanita yang ditinggal mati oleh suaminya. Sebagai tanda menghormati jasanya selama menjadi istri almarhum.

Tak kalah pentingnya dengan kedua jenis ulos yang disebut diatas, Ulos Mangiring atau disebut juga ulos parompa. Suku Batak, akan merasa bahagia atas adanya suatu kelahiran di dalam keluarganya.

Menyambut kelahiran anak, pihak Hula-hula akan pergi mengunjungi borunya. Hula-hula akan memberikan ulos Mangiring atau parompa kepada anak yang lahir. Dengan harapan, si anak dan ibunya selalu dilindungi Tuhan. Semua keluarga juga berharap, pemberian ulos Mangiring, bisa mengiringi kelahiran berikutnya. Dengan pengertian lain, anak yang lahir nantinya kelak memiliki adik yang banyak.