
Kunjungangan kerja Presiden Jokowi ke Kota Medan ,diwarnai dengan Kehadiran seorang ibu asal Toba (ER )Elfrida Rajagukguk .(ER) nekad menerobos barisan Paspampres ,Untuk mengadukan kriminalisasi PN Balige terhadap ayahnya,Kamis ,09 -02 -2023 ,Gedung Astaka ,Kota Medan ,Sumatera Utara.
Sikap berani (ER) yang nekat menerobos barisan Paspampres ,untuk temui presiden Jokowi sangat mengejutkan publik.Melihat ada yang menangis ada mau menemuinya,Jokowi membiarkan (ER) langsung mengadukan persoalannya.
(ER) mengeluhkan nasib ayahnya ,yang dikriminalisasi oleh perusahaan besar yang beroperasi di Toba ,yakni PT .TPL.Dimana ayah dari (ER) dipenjarakan atas tuduhan pembakaran lahan milik TPL.
Tidak terima putusan dari PN Balige ,pihak Keluarga (ER) melakukan banding di PN Medan .Dari Putusan Banding oleh PN Medan ,Bahwa orang tua dari (ER) tidak bersalah ,dan divonis Bebas.
Walaupun PN Medan memutuskan orang tua dari (ER) vonis bebas ,tetapi PN Balige tidak mau membebaskanya.Seperti pengakuan (ER) usai bertemu Jokowi mengatakan ,saya bawa bukti semua ,ini berkas-berkasnya , ayah saya telah dikriminalisasi oleh PN Balige.
Tuduhan pembakaran tidak terbukti ,tetapi ayah saya masih ditahan ,sudah masuk tujuh bulan .Penguasa di Kabupaten Toba jahat semua.Saya tidak mengerti lahan mana yang dibakar ayah saya ,Ucap (ER).
Mendengar Keluhan (ER) ,Jokowi berjanji akan segera menindak lanjutinya.(ER) langsung dibawa ke Polda Sumatera Utara untuk dimintai Keterangan. (ER) berharap ayahnya segera dibebaskan.









